Pameran Tunggal Argya Dhyaksa

ŘagE ÃⒼᵃiNsт т卄e мᵘĆⓗŜιn, sebuah paronomasia nama band Rage Against the Machine tanpa maksud konseptual mendalam selain main-main dengan fonetika bahasa, menghadirkan eksplorasi brikolase keramik Argya Dhyaksa dalam bentuk marble run akal-akalan.
Benda-benda setengah dirakit, setengah dialihfungsi, setengah hasil beli, menjadi satu sirkuit interaktif tanpa hasil pasti. Sebuah ruang yang sarat satir, kelakar, pastise, dan apropriasi terhadap karya seni, utasan, objek, atau fenomena populer apa pun yang terlintas di sekitar atau lewat di layar. -Ibrahim Soetomo
Argya Dhyaksa atau dikenal dengan Gya adalah seorang seniman keramik yang menjadikan ketidaksempurnaan sebagai ciri khas karyanya. Dia memadukan elemen visual dari budaya populer, teks yang tidak masuk akal, dan bentuk asing yang diciptakan sendiri untuk menghasilkan “disconnected signs” yang memicu efek parodik dan menghilangkan batasan antara keseriusan dan ketidakseriusan.
Dengan mempertemukan unsur-unsur yang tampaknya tak berkaitan, karya-karyanya bertujuan untuk menciptakan narasi yang membingungkan dan mengajak audiens merasakan sensasi “flight of ideas” yang muncul selama proses kreatif, sekaligus mendorong mereka menelusuri munculnya lonjakan ide ini berasal.
Pembukaan
Dibuka secara pra-rekam oleh Rage Ayundya Putri
Selasa, 13 Januari 2026
16.00 – Selesai
Orbital Dago
Jl. Rancakendal Luhur No. 7, Bandung
Terbuka untuk publik 13 Januari 2025 sampai 25 Januari 2026.
Gratis. Buka setiap hari : jam 9.00 hingga 20.00 WIB
E-Katalog