Orbital Dago
Jl. Rancakendal Luhur No.7, Bandung 40191

Open Everyday
From 9.00 AM – 9.00 PM

More Information :
Gita : +62 22 – 825 229 80 / +62 813 2003 6262
E-mail: mail.orbitaldago@gmail.com

Pameran Tunggal Deden Sambas dan Benda-Benda

24 Januari – 27 Februari 2019
Pembukaan : Kamis 24 Januari Jam 19.00 WIB

Deden Sambas sejak lima tahun terakhir, tertarik menggarap bentuk patung media campur, dengan dikerjakan dengan metode cenderung organik; menggunakan berbagai bahan yang ia amati dan ditemukan disekitarnya , seperti bongkah kayu, besi , kulit, kain, lempeng stainless steel, lembar plastik dan lain sebagainya. Dengan segala keterbatasan, ia kemudian merangkainya menjadi bentuk kepala serangga maupun mahluk lainnya sebagai titik awal dan kemudian dilanjuti dengan bagian – bagian dada, kaki dan lainnya yang berkembang kemudian . Dengan menggunakan metoda sambungan dan kuncian yang mengadaptasi konstruksi ikatan tradisional seperti pasak. Hanya beberapa bagian dilakukan dengan teknik pemakuan, sekrup atau pengelasan. Perilaku berkarya Deden mungkin mengingatkan kepada perilaku maestro modern; Picasso dalam mematung dengan metode kolase, tetapi bentuk-bentuk yang dihasilkannya mengingatkan juga kepada konstruktivisme Naum Gabo, serta campuran antara surreal dan tribal sekaligus.

Deden Sambas (lahir di Bandung , 1963) adalah seniman multifaset, ia seorang pelukis, penggiat performans dan juga menggarap berbagai objek patung yang sejak 1990-an aktif di kota Bandung. Sebagai seorang seniman otodidak yang belajar dilingkungan Sanggar Olah Seni (SOS), Babakan Siliwangi Bandung antara 1983 hingga 1985, ia berani keluar dari pakem sanggar lukis dengan menjelajahi berbagai bentuk ekspresi dan material. Ia juga terlibat beberapa kegiatan seni performans dan diundang loka karya yang diselenggarakan di R-66 Bandung , “ Orientasi “ di FSRD – ITB, tahun 1995 , “Urbanization” bersama seniman Asia Tenggara di Bandung tahun 1998, “Logika Labil “ di studio Cipaheut tahun 2000. Bandung Biennale 1, di Nuart – Bandung tahun 2001, beresidensi di Jatiwangi Art Factory (JAF), Majalengka tahun 2018. Ia tetap aktif di SOS hingga sekarang.